FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DERMATITIS KONTAK IRITAN PADA PENGRAJIN GERABAH (Studi di Desa Mayonglor Kecamatan Mayong Kabupaten Jepara)

RACHMAWATI , DWI KARTIKA, A2A215062 (2017) FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DERMATITIS KONTAK IRITAN PADA PENGRAJIN GERABAH (Studi di Desa Mayonglor Kecamatan Mayong Kabupaten Jepara). Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Semarang.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (245kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (415kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (379kB) | Preview
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (410kB) | Request a copy
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (482kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (293kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (386kB) | Preview

Abstract

Latar belakang: Dermatitis merupakan penyakit kulit yang pada umumnya dapat terjadi secara berulang-ulang pada seseorang dalam bentuk peradangan kulit yang berpengaruh dapat menimbulkan kelainan klinis dan keluhan gatal. Paparan bahan iritan yang terkandung dalam tanah liat yang terkontaminasi dengan bakteri dapat menyebabkan terjadinya iritasi pada kulit, sehingga fungsi dari ketahanan kulit akan rusak apabila terjadi peningkatan stratum corneum. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian dermatitis kontak iritan pada pengrajin gerabah. Metode: Penelitian menggunakan kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi yaitu seluruh pengrajin gerabah di Desa Mayonglor Kecamatan Mayong Kabupaten Jepara. Sampel penelitian yaitu seluruh anggota populasi di teliti. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini ialah kuesioner, lembar observasi, lembar pemeriksaan dokter,dan pengukuran menggunakan alat. Hasil: Dari hasiil penelitian didapat usia p=0,733, penggunaan APD p=0,197, frekuensi cuci tangan p=0,19, lama kontak p=0,00, masa kerja p=0,598, suhu p=1,00, dan kelembaban p=1,00. Kesimpulan : Ada hubungan antara frekuensi cuci tangan dan lama kontak berhubungan dengan kejadian Dermatitis Kontak Iritan. Kata Kunci: frekuensi cuci tangan, lama kontak, dermatitis kontak iritan. ABSTRACT Background: Dermatitis is a skin disease that can generally occur repeatedly in a person in the form of inflammation of the affected skin can cause clinical abnormalities and itching complaints. Exposure of irritant material contained in clay contaminated with bacteria can cause irritation to the skin, so the function of skin resilience will be damaged if there is an increase in stratum corneum. The purpose of this study was to determine the factors associated with the incidence of irritant contact dermatitis in pottery craftsmen. Method: Quantitative analytical research using cross sectional approach. The population is all the pottery craftsmen in Mayonglor Village, Mayong Sub district, Jepara regency. The study sample is all members of the population in detail. Instrument used in this research is questionnaire, observation sheet, doctor examination sheet, and measurement using tool. Result: From hasiil research obtained age p = 0,733, APD use p = 0,197, handwashing frequency p = 0,19, contact time p = 0,00, working time p = 0,598, temperature p = 1.00, and humidity p = 1.00. Conclusion: There is a relationship between handwashing frequencies and contact length associated with the incidence of Irritable Contact Dermatitis. Keywords: frequency of hand washing, contact length, irritant contact dermatitis

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Call Number: 092/S1FKM/I/2018
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions: Faculty of Public Health > S1 Public Health
Depositing User: perpus unimus
Date Deposited: 06 Dec 2017 01:35
Last Modified: 31 Jan 2018 02:32
URI: http://repository.unimus.ac.id/id/eprint/1030

Actions (login required)

View Item View Item