PENCEGAHAN HIV/AIDS PADA KOMUNITAS GAY DI KOTA SEMARANG(STUDI KASUS DI KOMUNITAS RUMAH PELANGI INDONESIA)

MUSYAROFAH, A2A215051 (2017) PENCEGAHAN HIV/AIDS PADA KOMUNITAS GAY DI KOTA SEMARANG(STUDI KASUS DI KOMUNITAS RUMAH PELANGI INDONESIA). Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Semarang.

[img]
Preview
Text
2. ABSTRAK.pdf

Download (246kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3. BAB I.pdf

Download (530kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4. BAB II.pdf

Download (463kB) | Preview
[img] Text
5. BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (452kB) | Request a copy
[img] Text
6. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (834kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
7. BAB V.pdf

Download (330kB) | Preview
[img]
Preview
Text
8. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (397kB) | Preview

Abstract

Latar belakang : Penularan HIV/AIDS menjadi tren baru pada komunitas gay. Seorang gay mempunyai faktor risiko yang lebih besar tertular HIV/AIDS dibandingkan dengan laki-laki heteroseksual. Hubungan seksual yang lebih dari satu pasangan dan melalui seks anal merupakan perilaku seksual berisiko gay. Pencegahan penularan HIV melalui hubungan seksual dapat dicegah melalui yaitu tidak melakukan hubungan seksual, tidak berganti-ganti pasangan, konsisten menggunakan kondom, tidak menggunakan napza suntik, peningkatan pengetahuan tentang pencegahan HIV/AIDS. Metode : Jenis penelitian kualitatif, menggunakan wawancara mendalam dan observasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Subjek penelitian utama adalah gay yang negatif HIV, subjek penelitian pendukung adalah pasangan gay dan founder komunitas. Hasil : Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa pengetahuan subjek penelitian cukup baik dalam hal pengetahuan tentang kelompok berisiko, penularan dan pencegahan HIV/AIDS. Namun pengetahuan tentang pengertian HIV/AIDS masih kurang. Subjek penelitian menunjukkan sikap positif, namun kesadaran mereka masih kurang untuk melakukan pencegahan HIV/AIDS. Mereka yakin dan percaya bahwa menggunakan kondom dapat mencegah terinfeksi HIV/AIDS namun mereka tidak konsisten menggunakan kondom. Hambatan melakukan pemeriksaan VCT adalah jadwal VCT yang tidak sesuai dengan jadwal mereka, takut jarum suntik dan merasa kurang nyaman dengan sikap petugas kesehatan. Mereka tidak mengalami kesusahan mendapatkan kondom. Pelayanan kesehatan pemeriksaan VCT mudah dan terjangkau. Sebagian besar subjek penelitian pernah melakukan ciuman basah dan melakukan seks oral. Separuh subjek penelitian pernah melakukan seks anal. Kesimpulan dan Saran : Perilaku penggunaan kondom dan kesadaran untuk melakukan pemeriksaan VCT masih rendah. Untuk teman-teman gay kesadaran untuk pencegahan HIV lebih ditingkatkan lagi. Kata kunci : HIV/AIDS, gay, kondom, VCT. Background: Transmission of HIV/AIDS is becoming a new trend in the gay community. A gay has a bigger risk factor for contracting HIV/AIDS compared to heterosexual men. Sexual intercourse more than one partner and through anal sex is risky sexual behavior of gays. Prevention of HIV transmission through sexual intercourse can be prevented through IE not sexual intercourse, not another pair, consistent use of condoms, don't use drugs injection, increasing knowledge about the prevention of HIV/AIDS. Method: This type of qualitative research, using in-depth interviews and observations. The validity of the data using triangulation of sources. The main research subject is the HIV negative gay, supporting research subject was gay couples and a co-founder of the community. Results: This study showed results that knowledge of the subject quite well in terms of knowledge of the groups at risk, transmission and prevention of HIV/AIDS. However knowledge of the understanding of HIV/AIDS is still lacking. The subject of research shows a positive attitude, but their awareness is still less to conduct HIV/AIDS prevention. They are confident and believe that using condoms can prevent HIV-infected/AIDS but they do not consistently use condoms. Resistance check VCT, VCT is the schedule that does not correspond to their schedules, the fear of syringes and feel less comfortable with the attitude of health workers. They are not experiencing trouble getting condoms. Healthcare inspection VCT is easy and affordable. The majority of the subject ever do a wet kiss and perform oral sex. Half of the subject ever do anal sex. Conclusions and suggestions: Use condom Behavior and awareness to do an examination of VCT is still low. For friends of gay awareness to HIV prevention enhanced again. Keywords: HIV/AIDS, VCT, condom, gay.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions: Faculty of Public Health > S1 Public Health
Depositing User: perpus unimus
Date Deposited: 07 Dec 2017 04:02
Last Modified: 07 Dec 2017 04:02
URI: http://repository.unimus.ac.id/id/eprint/1062

Actions (login required)

View Item View Item