FAKTOR DETERMINAN KEJADIAN ISPA PADA BAYI DAN BALITA DI DESA JUMO KECAMATAN KEDUNGJATI KABUPATEN GROBOGAN

Musthafa, Najib, A2A011022 (2017) FAKTOR DETERMINAN KEJADIAN ISPA PADA BAYI DAN BALITA DI DESA JUMO KECAMATAN KEDUNGJATI KABUPATEN GROBOGAN. Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Semarang.

[img]
Preview
Text
6. ABSTRAK.pdf

Download (257kB) | Preview
[img]
Preview
Text
8. BAB I.pdf

Download (273kB) | Preview
[img]
Preview
Text
9. BAB II.pdf

Download (496kB) | Preview
[img] Text
10. BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (290kB) | Request a copy
[img] Text
11. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (332kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
12. BAB V.pdf

Download (256kB) | Preview
[img]
Preview
Text
13. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (271kB) | Preview

Abstract

Latar Belakang : Hasil analisa data surveilans ISPA Berat Indonesia (SIBI) bulan April 2014 dari 625 kasus ISPA Berat, 56% adalah laki-laki dan 44% adalah perempuan. Ditemukan 94 kasus positif influenza dengan proporsi laki-laki sebesar 54% dan perempuan 46 %. Sebagian besar proporsi kasus ISPA berat 39% dan kasus positif influenza 44% ditemukan pada kelompok umur 1-4 tahun.2 Tujuan : Untuk mengetahui faktor determinan kejadian ISPA pada bayi dan balita di desa Jumo kecamatan Kedungjati Kabupaten Grobogan. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan penelitian adalah Case Control Study, yaitu merupakan penelitian epidemiologik analitik observasional yang mengkaji hubungan kasus dengan faktor resiko tertentu. Populasi dalam penelitian ini seluruh bayi dan balita (0 – 5tahun) yang tinggal di Desa Jumo dan menderita ISPA dan tercatat di Puskesmas Kedungjati pada bulan Januari – Juni 2017 sebanyak 27 kasus dan 27 yang tidak menderita ISPA. Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil: Status gizi baik pada kasus terbanyak 15 orang (27.8%) dan terbanyak pada kontrol status gizi baik 23 orang (42.6%). Tingkat pengetahuan ibu paling banyak pada kategori baik yakni pada kasus 14 orang (51.8%), dan pada kontrol 13 orang (48.2%). Kebiasaan merokok di rumah pada kasus yang mempunyai kebiasaan merokok yaitu 18 orang (66.7%) sedangkan pada kontrol 16 oarng (59.3%). Ada dua variabel yang terbukti mempunyai hubungan dengan kejadian ISPA, yaitu status gizi dengan p-value 0,044 < alpha 0,05, dan kebiasaan merokok p-value 0,037 < alpha 0,05. Simpulan : Ada hubungan antara status gizi, dan kebiasaan merokok dengan kejadian ISPA. Tidak ada hubungan antara pengetahuan Ibu dengan kejadian ISPA. Kata kunci : ISPA, Bayi , Balita, Status Gizi, Pengetahuan Ibu, Kebiasaan Merokok Kepustakaan : 53, 2000-2016 Background: The results of data analysis of surveillance of ISPA Berat Indonesia (SIBI) in April 2014 from 625 cases of serious ARI, 56% were male and 44% were female. There were 94 cases of influenza positive with male proportion of 54% and 46% female. Most of the proportion of cases of heavy ARI 39% and 44% positive cases of influenza found in 1-4 years age group.2 Objective: To determine the determinant factors of ARI occurrence in infants and toddlers in the village Jumo Kedungjati District Grobogan District. Method: This research is an observational research with research design is Case Control Study, that is observational epidemiologic analytic research which study case relation with certain risk factor. Population in this study All infants and toddlers (0 - 5years) who live in Jumo Village and suffer from ARI and recorded in Puskesmas Kedungjati in January - June 2017 as many as 27 cases and 27 who did not suffer from ARI. Data analysis using chi square test. Result: Nutrition status is good in most cases of 15 people (27.8%) and the most on the control of good nutrition status 23 people (42.6%). Mother's knowledge level is the most in good category, 14 cases (51.8%), and 13 people (48.2%). Smoking habit at home in case have smoking habit that is 18 people (66.7%) while in control 16 people (59.3%). There are two variables that proved to be related to the incidence of ARI, namely nutritional status with p-value 0,044 <alpha 0,05, and smoking habit p-value 0,037 <alpha 0,05. Conclusion: There is a relationship between nutritional status, and smoking habits with the incidence of ARI. There is no relation between Mother knowledge and ARI event. Keyword : ARI, Infants, Toddlers, Nutrition Status, Mother Knowledge, Smoking Habits, Refferences : 53, 2000-2016

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Call Number: 080/S1FKM/XII/2017
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions: Faculty of Public Health > S1 Public Health
Depositing User: perpus unimus
Date Deposited: 07 Dec 2017 04:20
Last Modified: 31 Jan 2018 03:20
URI: http://repository.unimus.ac.id/id/eprint/1064

Actions (login required)

View Item View Item