Daya Hambat Ekstrak Buah Alpukat (Persea americana mill) Terhadap Pertumbuhan Staphylococcus aureus dan Staphylococcus epidermidis

LENNY, ASTRY AZMI, G1C215068 (2016) Daya Hambat Ekstrak Buah Alpukat (Persea americana mill) Terhadap Pertumbuhan Staphylococcus aureus dan Staphylococcus epidermidis. Skripsi.

[img]
Preview
Text
SKRIPSI FULL TEXT.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Staphylococcus aureus dan Staphylococcus epidermidis merupakan bakteri Gram positif berbetuk cocus yang dapat menyebabkan infeksi pada kulit berupa abses (jerawat / bisul). Pertumbuhan Staphylococcus aureus dan Staphylococcus epidermidis dapat dihambat oleh bahan alam seperti buah alpukat (presea Americana mill). Buah alpukat diketahui mempunyai senyawa seperti alkaloid , flavonoid, saponin dan tanin yang dapat berfungsi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ekstrak buah alpukat konsentrasi 25 % b/v, 50 % b/v, 75 % b/v, dan 100 % b/v dalam menghambat Staphylococcus aureus dan Staphylococcus epidermidis. Obyek penelitian ini adalah buah alpukat yang dikerok kemudian dikeringkan dan daging buah alpukat diblender, selanjutnya ditambahkan etanol 96% dan maserasi selama (3x24 jam). Hasil maserasi disaring kemudian diuapkan dengan vacuum rotary evaporator pada suhu 30 0C selanjutnya dipekatkan menggunakan alat freeze dryer dan metode pengujian antibakteri yaitu metode sumuran. Hasil penelitian menunjukan ekstrak buah alpukat konsentrasi 25 % b/v, 50 % b/v, 75 % b/v, dan 100 % b/v dapat menghambat bakteri Staphylococcus aureus dengan rata-rata zona hambat berturut-turut 11. 33 mm, 13.5 mm, 15.5 mm, dan 18 mm sedangkan pada Staphylococcus epidermidis didapatkan rata-rata zona hambat berturut-turut 11. 33 mm, 13.16 mm, 15.33 mm, dan 17.66 . Kontrol yang dijadikan pembanding adalah Kloramfenikol konsentrasi 25 µg membentuk diameter zona hambat 24 mm dan 29 mm. Hasil uji One Way ANOVA didapat F-hitung 147,768 dengan nilai (p=0,000), Nilai (p<0,05) menunjukkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata diameter zona hambat antara konsentrasi 25 %b/v, 50 %b/v, 75 %b/v , dan 100 %b/v ekstrak buah alpukat terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureus dan Staphylococcus epidermidis. Kata Kunci : Ekstrak buah alpukat, Staphylococcus aureus, Staphylococcus epidermidis.

Item Type: Article
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
Divisions: Faculty of Nursing and Health > D4 Health Analyst
Depositing User: Users 1 not found.
Date Deposited: 24 Nov 2016 08:01
Last Modified: 24 Nov 2016 08:01
URI: http://repository.unimus.ac.id/id/eprint/115

Actions (login required)

View Item View Item