HUBUNGAN KADAR HEMOGLOBIN DENGAN LAJU ENDAP DARAH PADA PENDERITA TUBERKULOSIS YANG MENJALANI PENGOBATAN

KUMALASARI, ZENTI, G1C216102 (2017) HUBUNGAN KADAR HEMOGLOBIN DENGAN LAJU ENDAP DARAH PADA PENDERITA TUBERKULOSIS YANG MENJALANI PENGOBATAN. Sarjana (S1/D4) thesis, Universitas Muhammadiyah Semarang.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (327kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (342kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (750kB) | Preview
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (455kB) | Request a copy
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (366kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (323kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (324kB) | Preview

Abstract

Proses pengobatan tuberkulosis menjalani waktu yang cukup lama yaitu berkisar 2-6 bulan pengobatan. Obat-obatan yang digunakan adalah obat anti tuberkulosis (OAT) yang diberikan beberapa tahap,saat dikonsumsi penderita TB, pasien banyak mengalami penurunan metabolismenya, dengan keadaan pasien ketergangguan asupan nafsu makan kemudian berpengaruh pada kadar hemoglobin menurun disertai dengan kadar LED tinggi. Kadar hemoglobin rendah karena jumlah eritrosit sedikit, warna darah menjadi merah muda dan encer. Terganggunya metabolisme(B6) tubuh pasien tersebut yang membuat pasien banyak mengalami lemas, pengobatan OAT ini memang bertahap dari penyesuaian obat sampai penyembuhan serta harus didukung dengan nutrisi gizi yg cukup, dengan penyesuaian metabolisme tubuh pasien saat mengonsumsi OAT. Dengan tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya hubungan hemoglobin dengan LED pada penderita Tuberkulosis yang menjalani pengobatan. Kelainan-kelainan hematologis pada pemeriksaan laboratorium adalah sebagai petanda diagnosis atau petunjuk adanya komplikasi terhadap obat-obat anti tuberkulosis (OAT)..Dari penelitian pada pasien penderita TB yang masih pengobatan didapatkan hasil ada hubungan antara kadar hemoglobin dengan kadar LED (Laju Endap Darah) pada pasien Tuberculosis yang menjalani pengobatan di Puskesmas Bogorejo Blora. Kata Kunci : Tuberculosis, Obat Anti Tuberculosis, Hemoglobin, Laju Endap Darah The process of treatment of tuberculosis undergo a long time is ranging from 2-6 months of treatment. Drugs used are anti-tuberculosis drug (OAT) given several stages, when consumed by tuberculosis patients, many patients decreased metabolism, with the state of appetite appetite distraction then affect the hemoglobin levels decreased with high levels of LED. Low hemoglobin levels due to the small amount of erythrocytes, blood color becomes pink and dilute.The disruption of the patient's metabolism (B6) that makes the patient suffer a lot, the OAT treatment is gradual from drug adjustment to healing and must be supported with sufficient nutritional nutrition, by adjusting the patient's metabolism while taking OAT. Haematological abnormalities in laboratory examination are as a diagnostic marker or indicative of complications against anti-tuberculosis drugs (OAT). Researchers do research in the next year (2016-2017), From research in patients with tuberculosis treatment is obtained results there is a relationship between hemogglobin levels with levels of LED in tuberculosis patients who underwent treatment at the Puskesmas Bogorejo Blora. Keywords:Tuberculosis, Obat Anti Tuberculosis, Hemoglobin, LED

Item Type: Thesis (Sarjana (S1/D4))
Subjects: R Medicine > Health Analyst
Divisions: Faculty of Nursing and Health > D4 Health Analyst
Depositing User: perpus unimus
Date Deposited: 27 Dec 2017 04:18
Last Modified: 27 Dec 2017 04:18
URI: http://repository.unimus.ac.id/id/eprint/1235

Actions (login required)

View Item View Item