ANALISIS FAKTOR RISIKO TERJADINYA LEUKEMIA MIELOSITIK KRONIK DI RSUP Dr. KARIADI SEMARANG

Nugraheni, Yunita Sari, H2A013042 (2017) ANALISIS FAKTOR RISIKO TERJADINYA LEUKEMIA MIELOSITIK KRONIK DI RSUP Dr. KARIADI SEMARANG. Undergraduate thesis, UNIMUS.

[img]
Preview
Text
abstrak.pdf

Download (65kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (75kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (196kB) | Preview
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (115kB) | Request a copy
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (133kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (58kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (69kB) | Preview

Abstract

Latarbelakang: Leukemia merupakan salah satu penyakit kegawatdaruratan pada bidang hematologi. Leukemia merupakan penyakit klonal di mana satu atau lebih sel progenitor hematopoetik normal mengalami perubahan menjadi suatu keganasan. Leukemia Mielositik Kronik (LMK) adalah gangguan mieloproliferatif yang ditandai dengan produksi berlebihan sel mieloid (seri granulosit) yang relatif matang. Tujuan: Penelitianinibertujuanuntuk menganalisis adakah hubungan Leukemia Mielositik Kronik dengan usia, jenis kelamin, riwayat keluarga leukemia dan merokok.. Metode:Penelitian menggunakan observasional analitik dengan pendekatan crosssectional. Jumlah sampel dengan teknik consecutive sampling 50 pasien rawat jalan Leukemia Mielositik Kornik di RSUP Dr. Kariadi Semarang Periode Desember 2016- Januari 2017. Sampel diambil menggunakan data sekunder berupa rekam medis pasien Leukemia Mielositik Kronik dan data primer dengan wawancara kuesioner. Analisis penelitian terdiri dari analisis univariat, analisis bivariat dengan uji Chi Square dan analisis multivariat dengan uji regresi logistik. Hasil: Hasil analisis bivariat dari 50 sampel, menunjukkan bahwa ada hubungan antara usia dengan Leukemia Mielositik Kronik (p value = 0,035), tidak ada hubungan antara jenis kelamin dengan Leukemia Mielositik Kronik (p value =0,197), ada hubungan antara riwayat keluarga dengan Leukemia Mielositik Kronik (p value =0,043), ada hubungan antara merokok dengan Leukemia Mielositik Kronik (p value = 0,000). Merokok merupakan faktor yang paling berisiko terhadap kejadian Leukemia Mielositik Kronik dengan nilai odds ratio sebesar 11,86. Kesimpulan: Ada hubungan antara usia, riwayat keluarga leukemia dan merokok dengan Leukemia Mielositik Kronik. Tidak ada hubungan antara jenis kelamin dengan Leukemia MielositikKronik.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Call Number: 44/KTI/2017
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC0254 Neoplasms. Tumors. Oncology (including Cancer)
Divisions: Faculty of Medical > S1 Medical
Depositing User: perpus unimus
Date Deposited: 03 Jan 2018 03:23
Last Modified: 07 Feb 2018 08:06
URI: http://repository.unimus.ac.id/id/eprint/1284

Actions (login required)

View Item View Item