EFEK PERENDAMAN RESIN MODIFIED GLASS IONOMER CEMENT SEBAGAI BAHAN FISSURE SEALANT DALAM LARUTAN ASAM ASETAT 1% TERHADAP KEBOCORAN TEPI

LACANA, RIRIN APRILIA, J2A013050 (2017) EFEK PERENDAMAN RESIN MODIFIED GLASS IONOMER CEMENT SEBAGAI BAHAN FISSURE SEALANT DALAM LARUTAN ASAM ASETAT 1% TERHADAP KEBOCORAN TEPI. Sarjana (S1/D4) thesis, Universitas Muhammadiyah Semarang.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK SKRIPSI.pdf

Download (578kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (509kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (676kB) | Preview
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (869kB) | Request a copy
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (624kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (456kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (675kB) | Preview

Abstract

Pendahuluan: Karies gigi merupakan penyakit multifaktorial. Anatomi pit dan fisura pada gigi diketahui sebagai tempat yang rentan terhadap terjadinya karies gigi awal.Penutupan pit dan fisura tidak terlepas dari pemilihan bahan yang akan digunakan, bahan yang biasa digunakan sebagai sealant salah satunya adalah Resin Modified Glass Ionomer Cement. Kebiasaan masyarakat Indonesia mengkonsumi cuka sebagai perasa asam makanan akan mengakibatkan pH rongga mulut rendah, sehingga terjadi degradasi fissure sealant yang mengakibatkan timbulnya kebocoran tepi. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh perendaman larutan asam asetat terhadap kebocoran tepi resin modified glass ionomer cement. Metode : Penelitian eksperimental laboratoris dengan sampel sebanyak 24 gigi premolar paska ekstraksi dengan aplikasi fissure sealant RMGIC yang dibagi menjadi empat kelompok. Intervensi dari keempat kelompok tersebut berupa perendaman dalam larutan asam asetat 1% dengan waktu perendaman yang berbeda yakni 7 jam (Grup I), 13 jam (Grup II) dan 18 jam (Grup III) dan perendaman dalam akuades selama 18 jam (Grup IV) sebagai kelompok kontrol. Gigi diolesi varnish kuku dan direndam dalam methylene blue 5% lalu dibelah dengan arah bukopalatal dan kebocoran tepi diuji dengan mikroskop digital dengan pembesaran 100x kemudian dinilai berdasarkan kriteria dye penetration. Hasil: Hasil uji statistik kruskal wallis menunjukkan nilai sig. sebesar 0,864 dimana nilai sig. > alpha 0,05, artinya tidak terdapat perbedaan yang bermakna antara kelompok perlakuan. Kesimpulan: Waktu perendaman RMGIC dalam larutan asam asetat berbanding lurus dengan kebocoran tepi RMGIC. Kata kunci : Waktu Perendaman, resin modified glass ionomer cement, kebocoran tepi, larutan asam asetat 1%

Item Type: Thesis (Sarjana (S1/D4))
Call Number: 37/FKG/X/2017
Subjects: R Medicine > RK Dentistry
Divisions: Faculty of Dentistry > S1 Dentistry
Depositing User: perpus unimus
Date Deposited: 16 Jan 2018 02:02
Last Modified: 06 Feb 2018 03:37
URI: http://repository.unimus.ac.id/id/eprint/1369

Actions (login required)

View Item View Item