ANALISIS KLASTER DENGAN METODE HIERARCHICAL CLUSTERING DAN NON-HIERARCHICAL CLUSTERING PADA PENGELOMPOKAN KABUPATEN/KOTA DI JAWA TENGAH BERDASARKAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEMISKINAN

HIDAYAT, RAHMAN, B2A016036 (2017) ANALISIS KLASTER DENGAN METODE HIERARCHICAL CLUSTERING DAN NON-HIERARCHICAL CLUSTERING PADA PENGELOMPOKAN KABUPATEN/KOTA DI JAWA TENGAH BERDASARKAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEMISKINAN. Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Semarang.

[img]
Preview
Text
C. ABSTRAK.pdf

Download (455kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I PENDAHULUAN.pdf

Download (686kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II TINJAUAN PUSTAKA.pdf

Download (934kB) | Preview
[img] Text
BAB III METODE PENELITIAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (506kB) | Request a copy
[img] Text
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (854kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
BAB V PENUTUP.pdf

Download (462kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (586kB) | Preview

Abstract

Kemiskinan sebagai salah satu masalah sosial masih menjadi persoalan mendasar multidimensi yang terjadi dimana-mana. Data BPS tahun 2016 menunjukkan bahwa persentase penduduk miskin di Indonesia sebesar 10,7%, sebagian besar penduduk miskin tersebut berada di Pulau Jawa. Provinsi Jawa Tengah merupakan penyumbang kemiskinan terbesar dibanding provinsi lainnya di Pulau Jawa sebesar 13, 19 %, angka tersebut berada diatas angka kemiskinan nasional. Pada penelitian ini akan dilakukan analisis mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kemiskinan di Jawa Tengah. Pendekatan statistik yang digunakan pada kasus ini adalah analisis klaster (cluster analysis). Analisis klaster merupakan suatu analisis yang bertujuan untuk mengelompokan suatu objek (wilayah) berdasarkan kesamaan karakteristik data. Adapun metode yang digunakan adalah metode Hierarchical Clustering (metode hirarki) dan Non-Hierarchical Clustering (tak hirarki) atau Partitioning (metode sekatan). Objek penelitian dikelompokan kedalam 4 klaster. Hasil pengelompokan menunjukan bahwa metode Non-Hierarchical Clusteringdengan algoritma K-Means merupakan metode terbaik berdasarkan nilai rasio SW dan SB yakni sebesar 0,124. Kata Kunci : Kemiskinan, Jawa Tengah, Analisis Klaster, Hierarchical Clustering, Non-Hierarchical Clustering,

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Call Number: 06/Statistik/X/2017
Subjects: L Education > Statistics
Divisions: Faculty of Science and Mathematics > S1 Statistics
Depositing User: perpus unimus
Date Deposited: 25 Jan 2018 06:17
Last Modified: 19 Feb 2018 03:04
URI: http://repository.unimus.ac.id/id/eprint/1473

Actions (login required)

View Item View Item