Hubungan Pemberian Makanan Tambahan Dini Dengan Kejadian Dermatitis Atopi pada Anak Dengan Riwayat Atopi di RSUD Kota Semarang

Haque, Nadiatul, H2A011031 (2015) Hubungan Pemberian Makanan Tambahan Dini Dengan Kejadian Dermatitis Atopi pada Anak Dengan Riwayat Atopi di RSUD Kota Semarang. Undergraduate thesis, UNIMUS.

[img]
Preview
Text
abstrak.pdf

Download (65kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (370kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (215kB) | Preview
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (156kB) | Request a copy
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (92kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (59kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar pustaka.pdf

Download (80kB) | Preview

Abstract

Latar Belakang: WHO merekomendasikan pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan dan pemberian makanan tambahan/MP-ASI setelah usia 6 bulan untuk memenuhi kebutuhan gizi anak dan sebagai transisi ke makanan keluarga. Telah dibuktikan dalam berbagai penelitian bahwa pemberian makanan tambahan dini berhubungan dengan meningkatnya kejadian alergi pada anak. Namun demikian, belum diketahui pasti apakah pemberian makanan tambahan dini dapat meningkatkan risiko kejadian dermatitis atopi pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji adakah hubungan pemberian makanan tambahan dini dengan kejadian dermatitis atopi pada anak dengan riwayat atopi. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan case control. Penelitian ini dilaksanakan di Poliklinik Penyakit Kulit dan Kelamin RSUD Kota Semarang. Kelompok kasus adalah responden dengan riwayat atopi yang menderita dermatitis atopi, sedangkan kelompok kontrol adalah responden dengan riwayat atopi yang tidak menderita dermatitis atopi. Analisis statistik menggunakan uji Chi-Square dan Interval Kepercayaan (IK) 95% untuk odds ratio (OR). Hasil Penelitian: Penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara pemberian makanan tambahan dini dengan kejadian dermatitis atopi{OR 3.06 (95% CI: 1.22-7.64); p 0.015}. Simpulan Penelitian: Ada hubungan signifikan antara pemberian makanan tambahan dini dengan kejadian dermatitis atopi pada anak dengan riwayat atopi. Anak dengan riwayat atopi yang menerima pemberian makanan tambahan dini akan memiliki risiko lebih tinggi untuk menderita dermatitis atopi.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Call Number: 26/KTI/2015
Subjects: R Medicine > RL Dermatology
Divisions: Faculty of Medical > S1 Medical
Depositing User: perpus unimus
Date Deposited: 30 Jan 2018 04:19
Last Modified: 30 Jan 2018 04:19
URI: http://repository.unimus.ac.id/id/eprint/1485

Actions (login required)

View Item View Item