KESESUAIAN HASIL PEMERIKSAAN GLUKOSURIA METODE BENEDICT DENGAN METODE LUFF SCHOORL

Priadi, Nanda Egi, G0C014084 (2017) KESESUAIAN HASIL PEMERIKSAAN GLUKOSURIA METODE BENEDICT DENGAN METODE LUFF SCHOORL. Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Semarang.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (324kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (413kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (516kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf

Download (419kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB IV.pdf

Download (490kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (337kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (260kB) | Preview

Abstract

Tes glukosa urine sering dilakukan untuk memantau penyakit diabetes. Jika kadar glukosa dalam darah melebihi batas ambang ginjal terhadap glukosa (160-180 mg / dl), maka glukosa akan ikut dikeluarkan bersama urin atau disebut glukosuria. Umumnya tes yang digunakan untuk pemeriksaan glukosa urin yaitu metode benedict. Metode tersebut memanfaatkan glukosa sebagai gula pereduksi untuk membentuk endapan merah bata dari cupro oksida yang sebanding dengan derajat konsentrasi glukosa. Dalam hal ini, memungkinkan terjadinya kesalahan saat pembacaan hasil, sehingga perlu adanya tes secara kuantitatif. Metode luff schoorl adalah salah satu metode yang dapat digunakan untuk menentukan kadar glukosa urin melalui titrasi iodometri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kesesuaian hasil pemeriksaan glukosuria metode benedict dengan metode luff schoorl. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik. Sampel diambil secara consecutive sampling dari 30 subjek penelitian yang merupakan pasien di Klinik Rahmat Medika dan terdiagnosa terkena diabetes mellitus. Hasil penelitian sebesar 80% dari sampel uji menunjukkan kesesuaian hasil pemeriksaan glukosuria antara metode benedict dengan metode luff shoorl. Berdasarkan uji korelasi spearman diperoleh nilai r = 0,910 yang menunjukkan kekuatan hubungan yang sangat kuat dengan arah positif dan nilai koefisien deferminasi (r2) = 0,83. Nilai kemaknaan diperoleh 0,000 (p ≤ 0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat kesesuaian antara hasil pemeriksaan glukosuria metode benedict dan metode luff schoorl. Kata kunci : glukosuria, metode benedict, metode luff schoorl

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Call Number: 119/D3.Ana/XI/2017
Subjects: R Medicine > Health Analyst
Divisions: Faculty of Nursing and Health > D3 Health Analyst
Depositing User: perpus unimus
Date Deposited: 13 Feb 2018 06:48
Last Modified: 13 Feb 2018 06:48
URI: http://repository.unimus.ac.id/id/eprint/1520

Actions (login required)

View Item View Item