Hubungan Usia, Jenis Kelamin, Riwayat Keluarga, Suhu Dan Berat Bayi Lahir Pasien Dengan Terjadinya Bangkitan Kejang Demam(Studi Di RSUD Dr.Adhyatma,MPH Semarang)

Azzahro’.H, Nushroh Ulfah, H2A010036 (2014) Hubungan Usia, Jenis Kelamin, Riwayat Keluarga, Suhu Dan Berat Bayi Lahir Pasien Dengan Terjadinya Bangkitan Kejang Demam(Studi Di RSUD Dr.Adhyatma,MPH Semarang). Undergraduate thesis, UNIMUS.

[img]
Preview
Text
abstrak.pdf

Download (64kB) | Preview
[img]
Preview
Text
bab 1.pdf

Download (73kB) | Preview
[img]
Preview
Text
bab 2.pdf

Download (119kB) | Preview
[img] Text
bab 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (100kB) | Request a copy
[img] Text
bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (146kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
bab 5.pdf

Download (66kB) | Preview
[img]
Preview
Text
dapus.pdf

Download (75kB) | Preview

Abstract

LatarBelakang : Kejang demam adalah bangkitan kejang terkait dengan demam dan umur tertentu tanpa didapatkan kelainan intrakranial. Kejang demam dibagi menjadi kejang demam sederhana dan kejang demam kompleks. Faktor yang mempengaruhi etiologi kejang demam, diantaranya adalah usia, jenis kelamin, riwayat keluarga, suhu, dan berat bayi lahir. Metode : Jenis penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional dengan menggunakan data rekam medis pasien kejang demam dari Januari 2012 – Juli 2013 di RSUD Dr.Adhyatma,MPH Semarang sebanyak 96 kasus. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat dengan Uji Chi-Square pada beberapa variabel tertentu dan multivariat dengan uji regresilogistik. Hasil : Faktor-faktor yang merupakan faktor yang berhubungan dengan bangkitan kejang demam antara lain usia pasien (p=0,026), jenis kelamin (p=0,007), riwayat keluarga (p=0,011), suhu tubuh (p=0,020), dan berat bayi lahir (p=0,030). Analisis regresilogistik mendapatkan 4 faktor yang dominan dengan kejadian bangkitan kejang demam yaitu berat bayi lahir dimana nilai B Expectednya paling besar (194.074), urutan kedua adalah usia (97.449), urutan ketiga adalah jenis kelamin (92.419), dan urutan keempat adalah riwayat keluarga (0.110). Kesimpulan : Hasil penelitian membuktikan bahwa faktor-faktor risiko faktor usia, jenis kelamin, riwayat keluarga, suhu tubuh dan berat bayi lahir merupakan faktor yang dapat menyebabkan terjadinya bangkitan kejang demam.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Call Number: 17/KTI/2014
Subjects: R Medicine > RJ Pediatrics
Divisions: Faculty of Medical > S1 Medical
Depositing User: perpus unimus
Date Deposited: 14 Feb 2018 01:34
Last Modified: 14 Feb 2018 01:34
URI: http://repository.unimus.ac.id/id/eprint/1522

Actions (login required)

View Item View Item