PERBANDINGAN EFEKTIVITAS FLAVONOID DAN TANIN EKSTRAK DAUN KEMANGI (Ocimum sanctum L.) DALAM MENGHAMBAT PERTUMBUHAN BAKTERI Porphyromonas gingivalis (in vitro)

Permatasari,Mughni, J2A014028 (2018) PERBANDINGAN EFEKTIVITAS FLAVONOID DAN TANIN EKSTRAK DAUN KEMANGI (Ocimum sanctum L.) DALAM MENGHAMBAT PERTUMBUHAN BAKTERI Porphyromonas gingivalis (in vitro). Sarjana / Sarjana Terapan (S1/D4) thesis, ["eprint_fieldopt_institution_Universitas Muhammadiyah Semarang" not defined].

[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (339kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (426kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (605kB) | Preview
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (764kB) | Request a copy
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (476kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (376kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar pustaka.pdf

Download (460kB) | Preview

Abstract

Pendahuluan: Penyakit periodontal yang sering terjadi adalah periodontitis kronis. Patogen utama penyebab periodontitis kronis yaitu Porphyromonas gingivalis. Tanaman herbal yang dapat dimanfaatkan yaitu daun kemangi (Ocimum sanctum L.).) Kadar tanin dalam daun kemangi (Ocimum sanctum L.) sebesar 4,6% dan flavonoid, steroid, triterpenoid, minyak atsiri,memiliki senyawa aktif 2%. Tujuan penelitian: Mengetahui perbandingan efektivitas zat aktif flavonoid dan tanin pada ekstrak daun kemangi (Ocimum sanctum L.) dalam menghambat pertumbuhan bakteri Porphyromonas gingivalis. Metode: Penelitian ini berupa eksperimental laboratorium dengan bentuk rancangan penelitian post test only control group design dengan menggunakan metode difusi sumuran. Penelitian menggunakan 24 sampel, Satu cawan petri dibuat 4 sumuran yang ditetesi flavonoid 80%, tanin 80%, khlorheksidin 0,2,akuades steril masing-masing sebanyak 50 l dengan mikropipet. Cawan petri diinkubasi selama 24 jam dengan suhu 37ºC. Hasil: uji daya hambat flavonoid dan tanin ekstrak daun kemangi terhadap Porphyromonas gingivalis yaitu konsentrasi 80% sudah memperlihatkan adanya zona hambat. Konsentrasi flavonoid 80% menghasilkan diameter rerata zona hambat 2,06 mm dan Konsentrasi tanin 80% menghasilkan diameter rerata zona hambat 1,28 mm. Flavonoid memiliki rerata zona hambat terbesar 2,06 dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara flavonoid dan tanin ekstrak daun kemangi dalam menghambat bakteri Porphyromonas gingivalis. Simpulan: Flavonoid lebih efektif menghambat bakteri Porphyromonas gingivalis dibandingkan tanin 80%. Kata kunci: Daun kemangi, flavonoid, tanin, Porphyromonas gingivalis

Item Type: Thesis (Sarjana / Sarjana Terapan (S1/D4) )
Call Number: 015/FKG/X/2018
Subjects: R Medicine > RK Dentistry
Divisions: Faculty of Dentistry > S1 Dentistry
Depositing User: perpus unimus
Date Deposited: 02 Nov 2018 03:35
Last Modified: 02 Nov 2018 03:35
URI: http://repository.unimus.ac.id/id/eprint/2108

Actions (login required)

View Item View Item