FITOREMEDIASI PHOSPAT DENGAN PEMANFAATAN TANAMAN KANGKUNG AIR (IPOMOEA AQUATICA FORSK.) DITINJAU DARI JUMLAH DAN WAKTU TINGGAL(Studi Kasus Pada Limbah Cair Industri Kecil Laundry)

Anggraeni, Weny Ely, A2A216061 (2018) FITOREMEDIASI PHOSPAT DENGAN PEMANFAATAN TANAMAN KANGKUNG AIR (IPOMOEA AQUATICA FORSK.) DITINJAU DARI JUMLAH DAN WAKTU TINGGAL(Studi Kasus Pada Limbah Cair Industri Kecil Laundry). Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Semarang.

[img]
Preview
Text
ARTIKEL ILMIAH.pdf

Download (396kB) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (313kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (340kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (444kB) | Preview
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (370kB) | Request a copy
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (403kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (313kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (320kB) | Preview

Abstract

Latar Belakang: Fitoremediasi adalah upaya penggunaan tanaman untuk dekontaminasi limbah dan masalah pencemaran lingkungan. Phospat yang berlebih dalam badan air akan mengakibatkan terjadinya eutrofikasi. Untuk itu diperlukan cara pengolahan air limbah yang sederhana, salah satu caranya dengan fitoremediasi menggunakan tanaman air. Hasil pemeriksaan awal kadar phospat dalam limbah laundry adalah 7.62 mg/L. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penurunan kadar phospat dengan variasi jumlah tanaman kangkung air (6, 7 dan 8 batang) dan waktu tinggal (3, 4 dan 5 hari) dalam proses fitoremediasi. Metode: Penelitian ini adalah eksperimen murni dengan rancangan post-test only control group design. Pada penelitian ini, kangkung air ditempatkan pada air sampel sesuai dengan jumlah tanaman dan waktu tinggal yang ditentukan untuk diukur penurunan phospatnya Uji statistik menggunakan Two Way Anova. Hasil: Didapatkan hasil phospat sebelum perlakuan 9.91 mg/L, rata-rata persentase penurunan phospat pada 6 tanaman 51.46 %, 7 tanaman 56.61 % dan 8 tanaman 84.80 %. Ada pengaruh jumlah tanaman (p- value= 0.000), tidak ada pengaruh waktu tinggal (p-value=0.362), dan tidak ada interaksi antara jumlah tanaman dengan waktu tinggal terhadap penurunan kadar phospat (p- value=0.588) Kesimpulan: 1) Ada pengaruh jumlah tanaman kangkung air terhadap penurunan kadar phospat. 2) Presentase penurunan kadar phospat yang paling efektif terdapat pada variasi jumlah 8 tanaman kangkung air dengan waktu tinggal 4 hari yaitu sebesar 86.04%. Kata kunci: Fitoremediasi, kangkung air, laundry, phospat.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Call Number: 041/S1FKM/VII/2018
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions: Faculty of Public Health > S1 Public Health
Depositing User: perpus unimus
Date Deposited: 22 Jan 2019 04:28
Last Modified: 22 Jan 2019 04:28
URI: http://repository.unimus.ac.id/id/eprint/2475

Actions (login required)

View Item View Item