PENGARUH ACUPRESSURE PADA TITIK HEGU (LI 4) TERHADAP INTENSITAS NYERI DISMENORE PRIMER DI MADRASAH ALIYAH AL WATHONIYYAH SEMARANG

ASTUTI, FENIA CAHYA, G2A014071 (2018) PENGARUH ACUPRESSURE PADA TITIK HEGU (LI 4) TERHADAP INTENSITAS NYERI DISMENORE PRIMER DI MADRASAH ALIYAH AL WATHONIYYAH SEMARANG. Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Semarang.

[img]
Preview
Text
MANUSCRIP.pdf

Download (937kB) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (839kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB 1.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB 2.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (631kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (332kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
BAB 5.pdf

Download (807kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (722kB) | Preview

Abstract

Prevalensi kejadian dismenore di Indonesi menurut Proverawati (2010) berkisar antara 45-95% di kalangan wanita usia produktif. Saat menstruasi, di dalam tubuh setiap wanita terjadi peningkatan kadar Prostaglandin (suatu zat yang berkaitan antara lain dengan rangsangan nyeri pada tubuh manusia), kejang pada otot uterus menyebabkan terasa sangat menyakitkan, terutama terjadi pada perut bagian bawah dan kram pada punggung. Acupressure merupakan salah satu teknik nonfarmakologi yang efektif dalam manajemen nyeri menstruasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh acupressure pada titik Hegu terhadap intensitas nyeri dismenore di MA Al-Wathoniyyah Semarang. Menggunakan metode quasi eksperimen, dengan rancangan yaitu One Group Pretest-Posttest. Jumlah sampel 40 responden yang terdiri dari siswi rentang usia 16 sampai 18 tahun yang sedang mengalami dismenore pada hari pertama. Hasil uji bivariat menggunakan wilcoxon menunjukkan bahwa p value 0.000 (0.05). Ada pengaruh tingkat nyeri sebelum dan sesudah dilakukan acupressure, dengan rata-rata intensitas nyeri sebelum diberi acupressure 5.73 dan setelah diberi tindakan acupressure rata-rata menjadi 3.73. Hasil rata-rata penurunan tingkat nyeri setelah diberi acupressure adalah 2.00. Hal itu terjadi karena adanya rangsangan eksternal dari penekanan titik acupressure melalui serabut saraf motorik yang mengaktifkan hipotalamus sehingga melepaskan endorphin dalam darah. Hormon endorphin sendiri mampu menghadirkan rasa rileks pada tubuh secara alami, memblok reseptor nyeri ke otak. Penanganan dismenore dengan acupressure diharapkan dapat menambah peran perawat mandiri dan dapat menjadi acuan dalam penatalaksanaan bagi tenaga kesehatan. Kata kunci : acupressure, dismenore, intensitas nyeri

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Call Number: 038/S1.Kep/1/2019
Contributors Thesis: Dr. Ns. Sri Rejeki, M.Kep., Sp.Mat
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Faculty of Nursing and Health > S1 Nutrition
Depositing User: perpus unimus
Date Deposited: 31 Jan 2019 03:19
Last Modified: 31 Jan 2019 03:19
URI: http://repository.unimus.ac.id/id/eprint/2682

Actions (login required)

View Item View Item