PROFIL PROTEIN ULAT SAGU (Rhynchophorus ferruginesus) HASIL PEMANGGANGAN DENGAN OVEN DAN MICROWAVE DENGAN VARIASI WAKTU BERBASIS SDS-PAGE

ELVIRA, SRI, G1C217307 (2018) PROFIL PROTEIN ULAT SAGU (Rhynchophorus ferruginesus) HASIL PEMANGGANGAN DENGAN OVEN DAN MICROWAVE DENGAN VARIASI WAKTU BERBASIS SDS-PAGE. Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Semarang.

[img]
Preview
Text
Manuscript Elvira.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
4 ABSTRAK fix-converted.pdf

Download (657kB) | Preview
[img]
Preview
Text
10 BAB I fix.pdf

Download (881kB) | Preview
[img]
Preview
Text
11 BAB II fix.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text
12 BAB III fix.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (363kB) | Request a copy
[img] Text
13 BAB IV fix.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (501kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
14 BAB V fix.pdf

Download (734kB) | Preview
[img]
Preview
Text
15 DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (712kB) | Preview

Abstract

Ulat sagu (Rhynchophorus ferruginesus) adalah sumber protein hewani yang khas dari papua dan memiliki kandungan protein cukup tinggi Salah satu kelemahan ulat sagu sebagai bahan makanan adalah mudah membusuk. Untuk menghindari pembusukan dapat dilakukan pengawetan dengan cara pemanggangan dengan oven dan microwave, namun pengaruh proses pemanasan terhadap kerusakan proteinnya perlu diselidiki. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis profil protein ulat sagu yang dipanggang dengan oven dan microwave dengan variasi waktu. Metode untuk analisis profil protein menggunakan SDS-PAGE. Sampel yang digunakan adalah 13 ekor ulat sagu. Satu kontrol, 6 ekor dipanggang dengan oven (1, 2, 3 menit), 6 ekor dipanggang dengan microwave (1, 2, 3 menit). Hasil penelitian menunjukkan sampel kontrol memiliki jumlah total pita protein terbanyak yaitu 26 yang berbeda dengan jumlah total pita sampel setelah pemanggangan dengan oven dan microwave. Total pita protein sampel ulat yang telah dipanggang dengan oven selama 1 menit total 17 pita protein, 2 menit total 20 pita protein, dan 3 menit total 10 pita protein. Pada sampel ulat sagu yang dipanggang dengan microwave selama 1 menit total 16 pita protein, 2 menit total 11 pita protein dan 3 menit total 12 pita protein. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa semakin lama waktu pemanggangan, baik dengan oven maupun microwave, semakin tinggi tingkat denaturasi protein pada sampel ulat sagu. Hal ini ditandai semakin banyak pita protein pada ukuran berat molekul yang semakin kecil. Kata kunci :Pemanggangan oven, pemanggangan microwave, Ulat sagu, SDS- PAGE

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Call Number: 154/D4.Ana/1/2019
Contributors Thesis: 1. Dr. Ana Hidayati Mukaromah., M.Si 2. Dr. Stalis Norma Ethica., M.Si
Subjects: R Medicine > Health Analyst
Divisions: Faculty of Nursing and Health > D4 Health Analyst
Depositing User: perpus unimus
Date Deposited: 08 Mar 2019 04:19
Last Modified: 08 Mar 2019 04:19
URI: http://repository.unimus.ac.id/id/eprint/3053

Actions (login required)

View Item View Item