PENURUNAN ION MANGAN (Mn) DALAM AIR DENGAN SERBUK GERGAJI KAYU JATI (Tectona Grandis)

Fuadi, Dwija Achmad, G1C217042 (2018) PENURUNAN ION MANGAN (Mn) DALAM AIR DENGAN SERBUK GERGAJI KAYU JATI (Tectona Grandis). Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Semarang.

[img]
Preview
Text
manuscipt.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (664kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (685kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (757kB) | Preview
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (288kB) | Request a copy
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (358kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (663kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (624kB) | Preview

Abstract

Mangan merupakan unsur logam yang termasuk golongan VII, dengan berat atom 54,93, Mangan (Mn) adalah metal berwarna kelabu-kemerahan, di alam mangan (Mn) umumnya ditemui dalam bentuk senyawa dengan berbagai macam valensi.Dalam jumlah yang besar (>0,5 mg/l) , mangan (Mn) dalam air minum bersifat neurotoksik dan menyebabkan perubahan warna air, memberi rasa tidak enak pada minuman, menimbulkan noda pada cucian serta bila teroksidasi akan menimbulkan endapan pada jaringan pipa. Serbuk gergaji kayu jati mengandung komponen-komponen kimia seperti selulosa, hemiselulosa, lignin dan zat ekstraktif, sehingga dapat digunakan sebagai absorben yang berfungsi untuk mengurangi atau menghilangkan logam berat. Tujuan penelitian iniuntuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi serbuk gergaji kayu kayu jati (Tectona Grandis) dan lama perendaman terhadap penurunan kadar ion Mangan (Mn) dalam air. Objek penelitian adalah larutan mangan (Mn2+) dengan konsentrasi 50 ppm, Kemudian dilakukan penurunan kadar mangan (Mn2+)dalam air menggunakan Serbuk Gergaji Kayu jati 5% b/v, 10% b/v, 15% b/v dan Lama Perendaman 2 jam , 4 jam, 6 jam. Hasil penetapan kadar awal ion Mn2+ rata-rata adalah 45,59±0,3ppm ppm sedangkan hasil kadar ion Mn2+ setelah dilakukan penambahan serbuk kayu jati kadar ion Mn2+ mengalami penurunan rata-rata pada konsentrasi 5%, 10% dan 15% untuk 2 jam berturut-turut 36,41 ppm, 34,60 ppm dan 33,13 ppm dengan persentase penurunan berturu-turut 20,66±0,22, 23,73±0,22 dan 27,69±0,22 kemudian pada konsentrasi 5%, 10% dan 15% untuk 4 jam berturut-turut 30,06 ppm, 27,86 ppm, dan 25,58 ppm dengan persentase penurunan berturut- 32,96±0,245, 38,46±0,44 dan 44,83±0,22 kemudian konsentrasi 5%, 10% dan 15% untuk 6 jam berturut-turut 23,25 ppm, 21,58 ppm dan 19,97 ppm dengan persentase penurunan 45,59±0,3 , 52,09±0,44 dan 56,92±0,44 Hasil uji statistic nilai p value adalah 0,000 (< alpha 0,05 dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan pengaruh diantara ketiga variasi waktu tersebut Kata kunci ; ion mangan, serbuk kayu jati, variasi waktu, variasi waktu perendaman

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Call Number: 084/D4.Ana/1/2019
Contributors Thesis: 1. Dra. Yusrin., M.Pd 2. Fandhi Adi Wardoyo, M.Sc
Subjects: R Medicine > Health Analyst
Divisions: Faculty of Nursing and Health > D4 Health Analyst
Depositing User: perpus unimus
Date Deposited: 11 Mar 2019 02:46
Last Modified: 11 Mar 2019 02:46
URI: http://repository.unimus.ac.id/id/eprint/3059

Actions (login required)

View Item View Item