HUBUNGAN KADAR GLUKOSA DARAH DENGAN HbA1C PADA PENDERITA ULKUS DIABETIKUM

UMAMI, RISA TRI, G1C217191 (2018) HUBUNGAN KADAR GLUKOSA DARAH DENGAN HbA1C PADA PENDERITA ULKUS DIABETIKUM. Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Semarang.

[img]
Preview
Text
manuscript.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (598kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (616kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (751kB) | Preview
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (310kB) | Request a copy
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (52kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (591kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (603kB) | Preview

Abstract

Ulkus diabetikum merupakan kelainan tungkai kaki bawah akibat diabetes melitus yang tidak terkendali. Kelainan ini disebabkan adanya gangguan syaraf pada kaki, gangguan pembuluh darah dan infeksi. Pencegahan perluasan infeksi akibat ulkus diabetikum dilakukan dengan pemeriksaan kondisi sistemik pasien yang bertujuan untuk mengontrol kadar glukosa darah dan HbA1c. Keterkaitan glukosa darah dan HbA1c ditandai dengan adanya peningkatan pasokan gukosa pada pembuluh darah akibat dari defisiensi atau resistensi insulin. Insulin tidak mampu memasukan glukosa ke dalam sel untuk di metabolisme. Peningkatan glukosa dalam darah akan terjadi proses glikasi terhadap HbA (Hemoglobin dewasa) sehingga terjadi ikatan antara hemoglobin dan glukosa darah (HbA1c). Tujuan penelitian untuk mengukur kadar glukosa darah dan HbA1c serta untuk mengetahui hubungan kadar glukosa darah dengan HbA1c pada ulkus diabetikum. Jenis penelitian analitik metode cross sectional. Sampel diperoleh dengan mengambil data pasien yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi yaitu sebanyak 28 sampel. Hasil pemeriksaan kadar glukosa darah puasa penderita ulkus diabetikum diperoleh rata-rata kadar glukosa darah adalah 188,68 mg/dL dan rata-rata kadar glukosa darah adalah 8,164%. Uji normalitas menggunakan uji Shapiro-Wilk dan dilanjutkan dengan uji statistik Korelasi Person diperoleh nilai signifikansi 0.000 yang menunjukkan ada hubungan kadar glukosa darah puasa dengan kadar HbA1c pada penderita ulkus diabetikum. Kata Kunci : Ulkus diabetikum, kadar glukosa darah, kadar HbA1c.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Call Number: 203/D4.Ana/1/2019
Contributors Thesis: 1. Herlisa Anggraini, SKM. M.Si. Med 2. Fitri Nuroini, M.Sc
Subjects: R Medicine > Health Analyst
Divisions: Faculty of Nursing and Health > D4 Health Analyst
Depositing User: perpus unimus
Date Deposited: 19 Mar 2019 02:03
Last Modified: 19 Mar 2019 02:03
URI: http://repository.unimus.ac.id/id/eprint/3089

Actions (login required)

View Item View Item