HUBUNGAN VO2 MAKSIMAL DAN KEKUATAN OTOT HAMSTRING TERHADAP KETAHANAN LARI 400 METER PADA ATLET LARI DI KOTA SEMARANG

PUTRA, SEVA RENANDO WIZARA, H2A013001 (2017) HUBUNGAN VO2 MAKSIMAL DAN KEKUATAN OTOT HAMSTRING TERHADAP KETAHANAN LARI 400 METER PADA ATLET LARI DI KOTA SEMARANG. Sarjana (S1/D4) thesis, UNIMUS.

[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (62kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (80kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (203kB) | Preview
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (105kB) | Request a copy
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (112kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (64kB) | Preview

Abstract

Latar Belakang :Daya tahan dalam berolahraga terutama lari membutuhkan energi yang banyak terutama pada muscle endurance dan respiratory endurance atau yang biasa disebut VO2 maksimal. Dalam berlari terutama membutuhkan kekuatan dari otot tungkai, karena tungkaidapat menopang tubuh dan mempunyai kemampuan untuk berkontraksi secara ritmik ketika berlari. Penelitian ini akan menerangkan hubungan VO2 maksimal dan kekuatan otot hamstring terhadap ketahanan lari 400 meter pada atlit lari di kota Semarang. Metode : Penelitian ini menggunakan studi observasional analitik dengan pendekatan cross sectional yang di analisis dengan uji korelasi chi square yang meliputi analisis univariat dan bivariat. Jumlah sampel dengan teknik total sampling periode Desember 2016 – Januari 2017. Hasil : Hasil analisis univariat menunjukkan mayoritas responden memiliki VO2 maksimal dengan kategori baik (63,3%), mayoritas responden memiliki kekuatan otot hamstring dengan kategori baik (55,1%), serta mayoritas responden memiliki daya tahan lari 400 meterdengan kategori baik (63,3%). Analisis bivariat menunjukkan antara VO2 maksimalbaik dinilai menggunakan Copper Test maupun alat ukur spirometri berhubungan dengan ketahanan lari 400 meter (p value = 0,000) dan ada hubungan antara kekuatan otot hamstring dengan ketahanan lari 400 meter (p value = 0,000) Kesimpulan : Hasil penelitian menunujukkan bahwa ada hubungan antara VO2 maksimal dan kekuatan otot hamstring terhadap ketahanan lari 400 meter pada atlit lari di kota Semarang. Dibuktikan dengan nilai prevalensi kurang dari 0,05.

Item Type: Thesis (Sarjana (S1/D4))
Call Number: 39/KTI/2017
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC1200 Sports Medicine
Divisions: Faculty of Medical > S1 Medical
Depositing User: perpus unimus
Date Deposited: 17 May 2017 03:48
Last Modified: 07 Feb 2018 07:49
URI: http://repository.unimus.ac.id/id/eprint/316

Actions (login required)

View Item View Item