PERBEDAAN KADARSERUM GLUTAMIC PYRUVATE TRANSAMINASE ( SGPT) SEBELUM DAN SESUDAH AKTIFITAS

Fitriyanti, Ida, G1C217061 (2018) PERBEDAAN KADARSERUM GLUTAMIC PYRUVATE TRANSAMINASE ( SGPT) SEBELUM DAN SESUDAH AKTIFITAS. Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Semarang.

[img]
Preview
Text
MANUSCRIPT.pdf

Download (777kB) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (518kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (480kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (571kB) | Preview
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (554kB) | Request a copy
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (524kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (454kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (394kB) | Preview

Abstract

SGPT merupakan enzim yang utama banyak ditemukan pada sel hati serta efektif dalam mendiagnosis destruksi hepatoselular. Enzim ini juga ditemukan dalam jumlah sedikit pada otot, jantung, ginjal, serta otot rangka. Tujuan penelitian mengetahui perbandingan hasil pengukuran pemeriksaan SGPT sebelum aktifitas dengan pemeriksaan SGPT sesudah aktifitas. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian pra eksperimen tanpa kelompok pembanding. Rancangan penelitian yang akan digunakan adalah one group pretest – postest design, jumlah sampel sebanyak 30 responden. Hasil penelitian menunjukan bahwa uji korelasi Paired-samples T Test diperoleh ρ value sebesar 0,03< 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan signifikan nilai kadar SGPT antara sebelum dan sesudah melakukan aktifitas senam aerobik. Nilai t sebesar –3.261 menunjukkan bahwa perbedaan kemandirian diterima pada level 99%. Dengan demikian hipotesis yang dapat disimpulkan adalah Ho ditolak dan Ha diterima berarti ada perbedaan kadar SGPT sebelum dan sesudah aktifitas senam aerobik. Saran: Pasien yang akan menjalani pemeriksaan SGPT disarankan telah beristirahat dengan cukup dan tidak melakukan aktifitas fisik berlebih sehingga tidak mempengaruhi hasil kadar SGPT. Bagi yang melakukan aktifitas fisik senam meskipun hasil kadar SGPT masih dalam batas normal harus tetap melakukan tes fungsi hati. Penelitian selanjutnya dikaitkan dengan lama aktifitas fisik. Kata Kunci : Kadar SGPT, Aktifitas

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Call Number: 293/D4.Ana/III/2019
Contributors Thesis: 1. Andri Sukeksi, SKM, M.Si 2. dr Junaidi Wibawa, M.Si, Med,Sp.PK
Subjects: R Medicine > Health Analyst
Divisions: Faculty of Nursing and Health > D4 Health Analyst
Depositing User: perpus unimus
Date Deposited: 24 May 2019 02:34
Last Modified: 24 May 2019 02:34
URI: http://repository.unimus.ac.id/id/eprint/3263

Actions (login required)

View Item View Item