GAMBARAN RESPON NYERI ANAK USIA TODDLER DENGAN PROSEDUR INVASIF DI RUMAH SAKIT ROEMANI SEMARANG

SUMANTRI, HEVI LASTRI, G2A217112 (2019) GAMBARAN RESPON NYERI ANAK USIA TODDLER DENGAN PROSEDUR INVASIF DI RUMAH SAKIT ROEMANI SEMARANG. Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Semarang.

[img] Text
20. FULL TEXT.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Penyakit dan hospitalisasi pada masa kanak-kanak menjadi krisis yang harus dihadapi anak karena dapat menyebabkan stres dan trauma. Selama memberikan pelayanan medis sehari-hari di rumah sakit, tenaga kesehatan tidak terlepas dengan keharusan untuk melakukan tindakan invasif. Aktivitas perilaku anak selama prosedur tindakan pemasangan infus menunjukkan bahwa anak mengalami nyeri terutama untuk kelompok usia 1-3 tahun (anak usia toddler). Respon perilaku nyeri pada anak berupa penolakan, menangis, serta kekhawatiran terhadap dampak prosedur keperawatan dalam serangkaian episode nyeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran respon nyeri anak usia toddler pada prosedur invasif rumah sakit Roemani Semarang. Jenis penelitian ini adalah deskrisptif dengan teknik nonprobability. Populasi dalam penelitian ini adalah pasian anak usia toddler yang akan dilakukan tindakan invasif. Sampel penelitian ini sebanyak 30 responden dengan menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini dilakukan pada bulan November-Februari 2019, dilakukan di Ruang Ayyub 3 dan Ruang IGD Rumah Sakit Roemani Semarang. Hasil penelitian ini menunjukkan respon nyeri anak usia toddler dengan prosedur invasif pada wajah terbanyak kadang kala meringis atau mengerutkan dahi sebesar 63,3%, gerakan kaki terbanyak menendang sebesar 50,1%, aktivitas terbanyak badan melengkung, kaku atau menghentak-hentakkan badan sebesar 53,3%, respon menangis terbanyak menangis terus menerus, berteriak atau terisak-isak sebesar 70% dan respon kemampuan rileks dihibur terbanyak dapat ditenangkan dengan sentuhan, pelukan atau berbicara/bercerita sebesar 80%. Respon nyeri anak usia toddler yang dilakukan tindakan invasif beranekaragam yakni mengerutkan dahi, menendang, menangis terus-menerus dan dapat ditenangkan dengan sentuhan atau hiburan. Rekomendasi dari penelitian dapat memberikan gambaran respon nyeri anak usia toddler dengan tindakan invasif sehingga dapat menambah pengetahuan orang tua dan tenaga medis. Kata Kunci : Respon nyeri anak usia toddler, tindakan invasif Pustaka : 32 (2009-2017)

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Call Number: 151/S1.Kep/XII/2019
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Faculty of Nursing and Health > S1 Nursing
Depositing User: User Unimus
Date Deposited: 31 Jan 2020 04:29
Last Modified: 31 Jan 2020 04:29
URI: http://repository.unimus.ac.id/id/eprint/3505

Actions (login required)

View Item View Item