PENGELOMPOKAN PROVINSI DI INDONESIA BERDASARKAN KRIMINALITAS MENGGUNAKAN METODE WARD DAN K-MEDOIDS

LESTARI, ANGGI DWI, B2A219022 (2020) PENGELOMPOKAN PROVINSI DI INDONESIA BERDASARKAN KRIMINALITAS MENGGUNAKAN METODE WARD DAN K-MEDOIDS. Undergraduate thesis, Muhammadiyah University, Semarang.

[img]
Preview
Text
1. HALAMAN DEPAN.pdf

Download (343kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2 PERSEETUJUAN PEMBIMBING.pdf

Download (471kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3 PENGESAHAN KELULUSAN.pdf

Download (471kB) | Preview
[img]
Preview
Text
6. ABSTRAK.pdf

Download (397kB) | Preview
[img]
Preview
Text
11. BAB I.pdf

Download (552kB) | Preview
[img]
Preview
Text
12. BAB II.pdf

Download (744kB) | Preview
[img] Text
13. BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (616kB) | Request a copy
[img] Text
14. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (864kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
15. BAB V.pdf

Download (400kB) | Preview
[img]
Preview
Text
16.. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (402kB) | Preview
[img] Text
17. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (902kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
19.Jurnal Ilmiah_ANGGI.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Kejahatan kriminalitas di Indonesia masih menjadi problema yang sulit untuk di tangani karena jumlahnya yang fluktuatif. Badan Pusat Statistik menunjukkan bahwa jumlah kasus kriminalitas di Indonesia selalu meningkat dari tahun ke tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan pengklasteran provinsi di Indonesia berdasarkan kriminalitas dengan metode ward dan metode k-medoids. Objek yang digunakan adalah 34 provinsi di Indonesia dengan 8 variabel indikator kriminalitas tahun 2018. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dengan metode Ward dan K-medoids, kedua metode tersebut menghasilkan pengklasteran yang berbeda. Hasil dari perbandingan kedua metode tersebut diperoleh bahwa metode Ward merupakan metode terbaik berdasarkan 4 klaster dengan nilai simpangan baku dalam klaster yaitu 337,7872 dan nilai simpangan baku antar klaster yaitu 1222,236 sehingga menghasilkan nilai rasio simpangan baku yaitu sebesar 0,276368. Hasil Pengklasteran dengan metode Ward yaitu Klaster 1 daerah cukup aman yaitu Provinsi Aceh, Jawa Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Lampung, Nusa Tenggara Timur, Papua, Riau, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Utara. Klaster 2 daerah aman yaitu Provinsi Bali,Kepulauan Bangka Belitung, Banten, Bengkulu, Gorontalo, Papua Barat, Jambi,Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kepulauan Riau, Maluku Utara, Maluku, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara,dan DI Yogyakarta. Klaster 3 daerah rawan yaitu Provinsi DKI Jakarta dan Sumatera Utara. Dan klaster 4 daerah cukup rawan yaitu Provinsi Jawa Barat, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Sumatera Barat, dan Sumatera Selatan. Kata kunci : Ward, K-Medoids, Kriminalitas

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Call Number: 027/Statistik/X/2020
Subjects: L Education > Statistics
Divisions: Faculty of Science and Mathematics > S1 Statistics
Depositing User: perpus unimus
Date Deposited: 25 Mar 2021 03:21
Last Modified: 25 Mar 2021 03:21
URI: http://repository.unimus.ac.id/id/eprint/4348

Actions (login required)

View Item View Item