MARDHATILLAH, MESYI (2021) PERAMALAN CURAH HUJAN DI PROVINSI SUMATERA BARAT MENGGUNAKAN VECTOR AUTOREGRESSIVE - GENERALIZED SPACE TIME AUTOREGRESSIVE (VAR-GSTAR). Sarjana / Sarjana Terapan (S1/D4) thesis, Universitas Muhammadiyah Semarang.
|
Text
1. HALAMAN DEPAN.pdf Download (525kB) | Preview |
|
|
Text
2. HALAMAN PERSETUJUAN.pdf Download (484kB) | Preview |
|
|
Text
3. HALAMAN PENGESAHAN KELULUSAN.pdf Download (514kB) | Preview |
|
|
Text
6. ABSTRAK.pdf Download (616kB) | Preview |
|
|
Text
11. BAB I.pdf Download (651kB) | Preview |
|
|
Text
12. BAB II.pdf Download (1MB) | Preview |
|
Text
13. BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
||
Text
14. BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (852kB) | Request a copy |
||
|
Text
15. BAB V.pdf Download (668kB) | Preview |
|
Text
17. LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (763kB) | Request a copy |
||
|
Text
16. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (519kB) | Preview |
|
|
Text
JURNAL SKRIPSI.pdf Download (940kB) | Preview |
Abstract
Curah hujan adalah banyaknya air hujan yang jatuh pada permukaan bumi daerah dalam kurun waktu tertentu. Curah hujan di Indonesia sangat tinggi karena letak Indonesia secara geografis berada diantara dua samudera yaitu Samudera Pasifik dan Samudera Hindia. Sumatera Barat memiliki curah hujan yang sangat tinggi. Oleh karena itu, untuk memperoleh prediksi curah hujan di 4 Stasiun Provinsi Sumatera Barat dibutuhkan suatu model persamaan. Salah satu model time series multivariat yang menghubungkan keterkaitan anatar waktu dan lokasi, dengan data berpola seasonal adalah Vector Autoregressive-Generalized Space Time Autoregressive (VAR-GSTAR). Model ini terdiri dari 2 orde yaitu orde waktu yang diperoleh dari model VAR dan orde spasial yang diperoleh dari model GSTAR. Keterkaitan antar ruang pada model ini ditunjukkan dengan pembobotan lokasi. Berdasarkan hasil analisis model terbaik VAR-GSTAR yaitu model VARGSTAR(2,1) dengan pembobot lokasi invers jarak. Hasil ramalannya dengan melihat tingkat akurasi Mean Absolute Persentage Error (MAPE) pada tiap-tiap lokasi. Stasiun Klimatologi GAW Bukit Kototabang Palupuh sebesar 17,96% memiliki tingkat peramalan yang baik, Stasiun Klimatologi Sicincin sebesar 10,35% memiliki tingkat peramalan yang baik, Stasiun Meteorologi Minangkabau Pariaman sebesar 14,60% memiliki tingkat peramalan yang baik dan nilai MAPE Stasiun Teluk Bayur Padang sebesar 9,71% dapat dinterpretasikan bahwa tingkat akurasi peramalannya sangat akurat. Kata Kunci: Curah Hujan, Vector Autoregressive, Generalized Space Time Autoregressive.
Item Type: | Thesis (Sarjana / Sarjana Terapan (S1/D4) ) | ||||||||||||
---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Contributors: |
|
||||||||||||
Call Number: | 040/Statistika/X/2021 | ||||||||||||
Subjects: | L Education > Statistics | ||||||||||||
Divisions: | Faculty of Agricultural Science and Technology > S1 Statistics | ||||||||||||
Depositing User: | perpus unimus | ||||||||||||
Date Deposited: | 06 Jan 2022 04:14 | ||||||||||||
Last Modified: | 06 Jan 2022 04:14 | ||||||||||||
URI: | http://repository.unimus.ac.id/id/eprint/5131 |
Actions (login required)
View Item |