FUZZY GEOGRAPHICALLY WEIGHTED CLUSTERING DENGAN GRAVITATIONAL SEARCH ALGORITHM PADA KASUS PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI PROVINSI JAWA TENGAH

Bermano, AM. Fadel, B2A220018 (2022) FUZZY GEOGRAPHICALLY WEIGHTED CLUSTERING DENGAN GRAVITATIONAL SEARCH ALGORITHM PADA KASUS PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI PROVINSI JAWA TENGAH. Sarjana / Sarjana Terapan (S1/D4) thesis, Universitas Muhammadiyah Semarang.

[img]
Preview
Text
HALAMAN DEPAN.pdf

Download (520kB) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (606kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (642kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (881kB) | Preview
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (644kB) | Request a copy
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (996kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (622kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (638kB) | Preview
[img] Text
HASIL OLAH DATA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (592kB) | Request a copy
Official URL: http://repository.unimus.ac.id

Abstract

ABSTRAK Bermano, AM.Fadel, 2021, Fuzzy Geographically Weighted Clustering Dengan Gravitational Search Algorithm Pada Kasus Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) Di Provinsi Jawa Tengah Skripsi. Program Studi Statistika, Universitas Muhammadiyah Semarang, Pembimbing I. Indah Manfa’ati Nur, S.Si., M.Si., II. M. AL Haris, S.Si., M.Si. Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah salah satu penyakit yang masih berkembang dalam kehidupan masyarakat. Penyebab utama penyebaran penyakit DBD adalah gigitan dari nyamuk Aedes Aegypti. Nyamuk ini sangat menyukai tempat dengan lingkungan yang buruk dan lembab. Salah satu Provinsi yang kasus DBD masih tinggi yaitu Provinsi Jawa Tengah dengan Angka Kesakitan pada tahun 2019 sebesar 25,9 per 100.000 penduduk dan mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi bagaimana pola pengelompokkan wilayah endemi di Jawa Tengah berdasarkan faktor penyebab DBD sehingga pengendalian vektor dapat difokuskan di beberapa wilayah tertentu yang memiliki potensi penyakit DBD tertinggi di Jawa Tengah. Metode dalam penelitian ini menggunakan Fuzzy Geographically Weighted Clustering (FGWC) merupakan analisis pengelompokkan yang memperhatikan efek kewilayahan. FGWC merupakan perbaikan dari algoritma Fuzzy C-Means. Namun FGWC memiliki keterbatasan pada tahap inisialisasi pusat awal klaster yang menyebabkan FGWC mudah terjebak dalam lokal optimal sehingga akan mempengaruhi hasil pengelompokkannya. Keterbatasan tersebut dapat ditangani dengan pendekatan Gravitational Search Algorithm (GSA) sehingga hasil yang diperoleh global optimal. Berdasarkan hasil analisis diperoleh bahwa pengelompokkan kab/kota di Jawa Tengah berdasarkan indikator jumlah penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) menggunakan algoritma FGWC GSA menghasilkan dua klaster optimal. Kata Kunci: DBD, FGWC, FGWC-GSA, Indeks Validitas, Jawa Tengah ABSTRACT Bermano, AM.Fadel, 2021, Fuzzy Geographically Weighted Clustering With Gravitational Search Algorithm in Cases of Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) in Central Java Province Thesis. Statistics Study Program, University of Muhammadiyah Semarang, Advisor I. Indah Manfa'ati Nur, S.Si., M.Si., II. M. AL Haris, S.Si., M.Si. Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is a disease that is still developing in people's lives. The main cause of the spread of dengue disease is the bite of the Aedes aegypti mosquito. These mosquitoes really like places with bad and humid environment. One of the provinces where dengue cases are still high is Central Java Province with an illness rate in 2019 of 25.9 per 100,000 population and has increased from the previous year. This study aims to investigate how the pattern of grouping endemic areas in Central Java is based on the factors causing DHF so that vector control can be focused on certain areas that have the highest potential for DHF disease in Central Java. The method in this study using Fuzzy Geographically Weighted Clustering (FGWC) is a grouping analysis that pays attention to regional effects. FGWC is an improvement from the Fuzzy C-Means algorithm. However, FGWC has limitations in the initialization stage of the initial center of the cluster which causes FGWC to be easily trapped in the optimal locale so that it will affect the results of the clustering. These limitations can be handled with the Gravitational Search Algorithm (GSA) approach so that the results obtained are global optimal. Based on the results of the analysis, it was found that the grouping of regencies/cities in Central Java based on indicators of the number of patients with Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) using the FGWC GSA algorithm resulted in two optimal clusters. Keywords: DHF, FGWC, FGWC-GSA, Validity Index, Central Java

Item Type: Thesis (Sarjana / Sarjana Terapan (S1/D4) )
Call Number: 012/Statistika/VII/2022
Subjects: L Education > Statistics
Divisions: Faculty of Agricultural Science and Technology > S1 Statistics
Depositing User: perpus unimus
Date Deposited: 15 Aug 2022 03:52
Last Modified: 15 Aug 2022 03:52
URI: http://repository.unimus.ac.id/id/eprint/5768

Actions (login required)

View Item View Item