UJI SENSITIVITAS DAN SPESIFISITAS HBsAg DENGAN DUA METODE (IMUNOKROMATOGRAFI DAN ECLIA ) PADA PENDONOR DARAH DI UNIT TRANSFUSI DARAH PMI KOTA KEDIRI

Sari, Jayanti Retno (2017) UJI SENSITIVITAS DAN SPESIFISITAS HBsAg DENGAN DUA METODE (IMUNOKROMATOGRAFI DAN ECLIA ) PADA PENDONOR DARAH DI UNIT TRANSFUSI DARAH PMI KOTA KEDIRI. Sarjana / Sarjana Terapan (S1/D4) thesis, Universitas Muhammadiyah Semarang.

[img]
Preview
Text
ABSTRACT.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK IND.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (2MB) | Preview
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (2MB) | Preview
[img] Text
Manuskrip.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Hepatitis B merupakan penyakit inflamasi dan nekrosis sel hati yang disebabkan oleh infeksi virus hepatitis B (VHB). Kehadiran HBsAg merupakan faktor penting dalam diagnosis dan prognosis infeksi VHB, Imunokromatografi adalah salah satu metode pemeriksaan selain ECLIA untuk mendeteksi adanya HBsAg, lebih praktis dalam penggunaan dan murah harganya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui nilai sensitivitas dan spesifisitas Imunokromatografi terhadap ECLIA sebagai gold standart. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan desain cross sectional menggunakan uji diagnostik. Populasi penelitian ini adalah pendonor darah di unit transfusi darah PMI Kota Kediri. Analisis statistik di lakukan dengan uji Mc Nemar. Hasil pemeriksaan dengan Imunokromatografi (Monotest Rapid) yaitu positif 40 sampel (54,8%) dan negatif 33 sampel (45,2%). Hasil pemeriksaan dengan ECLIA yaitu reaktif 52 sampel (71,2%) dan non rekatif 21 sampel (28,8%). Imunokromatografi (Monotest Rapid) memiliki nilai sensitivitas sedang dengan persentase nilai 76,92% dan nilai spesifisitas sangat baik dengan persentase nilai 100%. Terdapat perbedaan terhadap sensitivitas dan spesifisitas antara metode Imunokromatografi (Monotest Rapid) dengan ECLIA dengan uji Mc Nemar (p = 0,000). Kata Kunci : HBsAg, imunokromatografi, ECLIA, sensitivitas, spesifisitas.

Item Type: Thesis (Sarjana / Sarjana Terapan (S1/D4) )
Contributors:
ContributionCobtributorsNIDN/NIDKEmail
UNSPECIFIEDNurrachmat, HarunUNSPECIFIEDperpustakaan@unimus.ac.id
UNSPECIFIEDSantosa, BudiUNSPECIFIEDperpustakaan@unimus.ac.id
UNSPECIFIEDSri, DarmawatiUNSPECIFIEDperpustakaan@unimus.ac.id
Subjects: R Medicine > Health Analyst
Divisions: Faculty of Nursing and Health > D4 Health Analyst
Depositing User: perpus unimus
Date Deposited: 04 Oct 2023 08:37
Last Modified: 04 Oct 2023 08:37
URI: http://repository.unimus.ac.id/id/eprint/7311

Actions (login required)

View Item View Item