PERBEDAAN HASIL PEMERIKSAAN PROTEIN URINE METODE PEMANASAN ASAM ASETAT 6% DAN DIPSTICK PADA IBU HAMIL

Kurniawati, Nia, G0C014026 (2017) PERBEDAAN HASIL PEMERIKSAAN PROTEIN URINE METODE PEMANASAN ASAM ASETAT 6% DAN DIPSTICK PADA IBU HAMIL. Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Semarang.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (305kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (217kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (424kB) | Preview
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (216kB) | Request a copy
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (213kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (196kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (195kB) | Preview

Abstract

Protein urine adalah suatu kondisi dimana terlalu banyak protein dalam urine karena adanya kerusakan ginjal. Ekskresi protein urine normal 150 mg/hari. Pemeriksaan protein urine pada umumnya ada dua metode. Metode pertama yaitu metode presitipasi dengan koagulasi pemanasan menggunakan asam asetat 6%, metode kedua yaitu tes strip atau dipstick. Kedua metode tersebut digunakan untuk mengetahui tingkat kesensitivitasannya masing-masing, hasil positif pada metode pemanasan asam asetat 6% ditandai dengan terbentuknya kekeruhan, sedangkan pada metode dipstick hasil positif ditandai dengan adanya perubahan warna. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan hasil kadar protein urine metode pemanasan asam asetat 6% dan dipstick pada ibu hamil. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik, sampel diambil secara random sebanyak 28 ibu hamil dari total populasi 28 ibu hamil yang memeriksakan diri di Puskesmas Juwana Kabupaten Pati pada bulan Maret 2017. Sampel diperiksa menggunakan dua metode yaitu metode pemanasan asam setat 6% dan metode diptick, kemudian hasilnya di uji dengan uji Mann Whitney. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, diperoleh kadar protein urine dengan metode pemanasan asam asetat 6% menghasilkan 23 negatif, 4 positif 1, dan 1 positif 2, sedangkan menggunakan metode dipstick menghasilkan 17 negatif, 10 positif 1, dan 1 positif 2. Uji statistik Mann Whitney menunjukkan hasil signifikan 0.092 ≥ 0.05 sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara metode pemanasan asam asetat 6% dan metode dipstick. Kata Kunci: kadar protein urine, metode pemanasan asam asetat 6% dan metode dipstick

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Call Number: 096/D3.Ana/XI/2017
Subjects: R Medicine > Health Analyst
Divisions: Faculty of Nursing and Health > D3 Health Analyst
Depositing User: perpus unimus
Date Deposited: 20 Nov 2017 04:21
Last Modified: 13 Feb 2018 02:29
URI: http://repository.unimus.ac.id/id/eprint/955

Actions (login required)

View Item View Item