HUBUNGAN SHALAT TAHAJUD DENGAN PERUBAHAN HASIL HITUNG JENIS DAN JUMLAH LEUKOSIT

Maryam, G1C216242 (2017) HUBUNGAN SHALAT TAHAJUD DENGAN PERUBAHAN HASIL HITUNG JENIS DAN JUMLAH LEUKOSIT. Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Semarang.

[img]
Preview
Text
05 ABSRACT.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
09 BAB 1.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
10 BAB 2.pdf

Download (2MB) | Preview
[img] Text
11 BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
[img] Text
12 BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
13 BAB 5.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
14 DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini berlatar belakang karena banyaknya kemuliaan yang diperoleh apabila melaksanakan shalat tahajud, salah satu dalam hadist menegaskan bahwa selain mendatangkan ketenangan serta menghapus dosa, shalat tahajud juga dapat mencegah penyakit. Sistem yang bekerja dalam melawan berbagai penyakit dalam tubuh yaitu sistem ketahanan tubuh atau sistem imunitas. Sistem imunitas merupakan suatu sistem dalam tubuh yang sangat rumit, karena diantaranya disertai oleh adanya peran-peran ganda dalam upaya menjaga keseimbangan internal tubuh. Dalam penelitian ini dilakukan pemeriksaan jenis dan jumlah leukosit dimana leukosit sangat berperang dalam sistem ketahanan tubuh. Tujan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan shalat tahajud dengan perubahan hitung jenis dan jumlah leukosit. Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah auto hematology analyzer BC-20S, sel yang diperiksa diantaranya LYMPH (limfosit), MID=Minimum Inhibitory Dilusi (ukuran sel terkecil dan jumlah sel putih prekursor atau gabungan dari basofil, eosinofil, dan monosit) dan GRAN (granulosit, yang utamanya terdiri dari neutrofil), serta jumlah leukosit. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dengan desain one group pre-post design dengan pengambilan sampel tidak secara acak sebanyak 7 mahasiswa DIV Analis Kesehatan Universitas Muhammadiyah Semarang kemudian sampel diperiksa dengan cara sebelum dan sesudah shalat tahajud. Berdasarkan rutinitas sebelum dan sesudah shalat tahajud, sel yang paling banyak mengalami peningkatan adalah MID (basofil, eosinofil dan monosit) sebanyak 4 dari 7 sampel dengan rerata dari 9,029 menjadi 9,543, selanjutnya GRAN (neutrofil) mengalami penurunan dari dari rerata 63,846 menjadi 59, 529 dan LYMPH (limfosit) juga mengalami penurunan dengan rerata dari 36,678 menjadi 30,929. Secara statistik didapatkan nilai nilai P>0,05 menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan bermakna shalat tahajud dengan perubahan hasil hitung jenis dan jumlah leukosit. Kata kunci: hitung jenis dan jumlah leukosit, shalat tahajud

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors Thesis: 240/D4Ana/II/2018
Subjects: R Medicine > Health Analyst
Divisions: Faculty of Nursing and Health > D4 Health Analyst
Depositing User: perpus unimus
Date Deposited: 19 Feb 2018 02:48
Last Modified: 10 Apr 2018 03:58
URI: http://repository.unimus.ac.id/id/eprint/1540

Actions (login required)

View Item View Item