PENGARUH PIJAT OKSITOSIN OLEH SUAMI TERHADAP PRODUKSI ASI IBU PRIMIPARA POSTPARTUM NORMAL DI RUMAH SAKIT ROEMANI MUHAMMADIYAH SEMARANG

Adawiah, Aam Zakiah, G2A015060 (2019) PENGARUH PIJAT OKSITOSIN OLEH SUAMI TERHADAP PRODUKSI ASI IBU PRIMIPARA POSTPARTUM NORMAL DI RUMAH SAKIT ROEMANI MUHAMMADIYAH SEMARANG. Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Semarang.

[img]
Preview
Text
MANUSKRIP.pdf

Download (246kB) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (66kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (197kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (233kB) | Preview
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (204kB) | Request a copy
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (248kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (60kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (132kB) | Preview

Abstract

Pendahuluan :Dukungan orang terdekat khususnya suami sangat dibutuhkan dalam mendukung ibu selama memberikan ASI-nya (supportsystemsuami) kepada ibu. Jika ibu merasa didukung, dicintai, dan diperhatikan maka akan muncul emosi positif yang akan meningkatkan produksi hormon oksitosin sehingga produksi ASI pun lancar. Tujuan dalam penelitian ini adalah membuktikan pengaruh pijat oksitosin oleh suami terhadap produksi ASI pada ibu post partum normal di Rumah Sakit Roemani Muhammadiyah Semarang. Metode : Jenis penelitian ini adalah quasi esperiment dengan rancangan pretest-posttest with control group. Jumlah sampel 26 ibu post partum normal yang menyusui. Dilakukan pengukuran produksi ASI menggunakan lembar observasi dengan parameter BB bayi, frekuensi BAK bayi, Frekuensi BAB bayi, frekuensi menyusu bayi. Analisis data menggubakan uji wilcoxon. Hasil : Ada pengaruh pijat oksitosin oleh suami terhadap Produksi ASI dibuktikan dengan meningkatnya frekuensi BAK, Frekuensi BAB, Frekuensi menyusu pada responden. Analisis : Pemberian pijat oksitosin oleh suami berpengaruh terhadap produksi ASI dengan parameter frekuensi BAK bayi (p<0,05), frekuensi BAB bayi (p<0,05), frekuensi menyusui bayi (p<0,05). Diskusi : salah satu penilaian produksi ASI adalah dengan menilai frekuensi BAK bayi. Bayi yang normal akan BAK 6-8 kali sehari, hasil penelitian ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan Budiarti (2009) dan Mardianingsih (2010) yang menyebutkan bahwa produksi ASI dapat dinilai dari frekuensi miksi bayi sebanyak 6-8 kali sehari. Simpulan : Pemberian pijat oksitosin oleh suami dapat meningkatkan produksi ASI pada ibu yang dilihat dari frekuensi BAK bayi, frekuensi BAB bayi dan frekuensi menyusu bayi. Saran : Pijat oksitosin oleh suami sebaiknya dilakukan untuk memperlancar ASI. Kata kunci: Pijat oksitosin oleh suami, Produksi ASI Pustaka : 33 (2002-2019)

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Call Number: 049/S1.Kep/XI/2019
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Faculty of Nursing and Health > S1 Nursing
Depositing User: User Unimus
Date Deposited: 28 Jan 2020 07:43
Last Modified: 06 Apr 2020 05:06
URI: http://repository.unimus.ac.id/id/eprint/3375

Actions (login required)

View Item View Item