PENGALAMAN REMAJA PUTRI MENGKONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH DI SEKOLAH KOTA SEMARANG TAHUN 2019

Afiana, Melisa, G2A218026 (2020) PENGALAMAN REMAJA PUTRI MENGKONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH DI SEKOLAH KOTA SEMARANG TAHUN 2019. Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Semarang.

[img]
Preview
Text
HALAMAN DEPAN.pdf

Download (198kB) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (140kB) | Preview
[img] Text
Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (437kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (325kB) | Preview
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (284kB) | Request a copy
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (282kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (96kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (88kB) | Preview

Abstract

Latar belakang: Anemia karena kurang zat besi dianggap sebagai penyebab paling umum secara global. Indonesia memiliki jumlah remaja 8,3 % yang membutuhkan perhatian khusus agar angka kejadian anemia dapat menurun. Pemerintah telah mendistribusikan TTD hampir keseluruh Kota, namun masih banyak fenomena remaja putri tidak mengkonsumsi TTD secara teratur. Menurut penelitian yang dilakukan Listiani (2018), rerata kadar Hb pada remaja putri pada kelompok perlakuan yaitu 10,7 gr/dL, pada kelompok kontrol 10,2 gr/dL, sedangkan rerata kadar Hb setelah diberikan intervensi berupa suplementasi tablet Fe dan jus jambu biji merah pada kelompok perlakuan memiliki rerata 11,4 gr/dL, pada kelompok kontrol 10,6 gr/dL yang hanya diberikan suplementasi tablet Fe. Melalui studi pengalaman remaja putri mengkonsumsi TTD ini, maka petugas kesehatan akan mendapatkan gambaran mendalam terkait pengalaman remaja putri selama mengkonsumsi TTD. Hasil wawancara terhadap siswi salah satu SMA di Semarang didapatkan data bahwa responden A mengatakan TTD yang diberikan kadang diminum dan kadang tidak diminum, sedangkan responden B mengatakan tidak minum TTD yang diberikan. Hal ini dapat dilihat dari ungkapan partisipan B berikut “.....aduh waktu dikasih terus gak pernah diminum itu, tabletnya kayake tak masukin di laci sekolah, sekarang uda gak ada....”. Tujuan: mengetahui informasi tentang pengalaman remaja putri mengkonsumsi TTD yang didapat dari sekolah. Penelitian: Metode yang digunakan untuk menggali pengalaman remaja putri adalah kualitatif fenomenologi dengan jumlah partisipan sebanyak 7 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan cara indepth interview dan analisa menggunakan metode colaizi. Hasil penelitian: terkait pengalaman remaja putri didapatkan 4 tema diantaranya (1) Sumber TTD; (2) TTD mengurangi nyeri menstruasi; (3) Minat minum TTD dan (4) Mengisi buku monitoring menstruasi. Pemberian TTD oleh mahasiswa penelitian ini membuat siswi dapat merasakan pengalaman meminum TTD selama di sekolah. Siswi juga berpendapat tentang rasa, aroma dan efek setelah minum TTD. Kesimpulan: hasil penelitian ini memberikan gambaran bagaimana pengalaman remaja putri mendapatkan TTD di sekolah. wawasan baru yang ditemukan oleh peneliti adalah pada tema ke 2 dan 3. Berdasarkan temuan ini diharapkan pihak dari petugas kesehatan dapat melakukan pendampingan kepada para siswi yang mendapatkan TTD. Kata kunci : Pengalaman remaja putri, Mengkonsumsi TTD, Fenomenologi.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors Thesis: Ns. Siti Aisah, M.Kep., Sp.Kom
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Faculty of Nursing and Health > S1 Nursing
Depositing User: perpus unimus
Date Deposited: 02 Jun 2021 07:24
Last Modified: 02 Jun 2021 07:24
URI: http://repository.unimus.ac.id/id/eprint/4488

Actions (login required)

View Item View Item