UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN RAMBUTAN (Nephelium lappaceum L) TERHADAP PERTUMBUHAN Candida albicans

ANGGRAINI, AKHFA MUNTAHA, J2A013041 (2017) UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN RAMBUTAN (Nephelium lappaceum L) TERHADAP PERTUMBUHAN Candida albicans. Sarjana (S1/D4) thesis, Universitas Muhammadiyah Semarang.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (4MB) | Preview
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Latar Belakang : Masalah kesehatan di Indonesia terutama pada penyakit kulit disebabkan oleh infeksi jamur. Candida albicans merupakan flora normal yang terdapat pada rongga mulut. Jamur Candida albicans dapat menginfeksi pada kulit, vagina, rongga mulut maupun pada tubuh lainnya apabila terjadi ketidakseimbangan pada flora, tidak menjaga oral hygine dengan baik dan saat daya tahan pada tubuh lemah. Obat anti jamur banyak terdapat didalam pengobatan tradisional berupa obat-obatan herbal salah satunya adalah tanaman daun rambutan yang mempunyai kandungan senyawa tanin, flavonoid, saponin yang diduga mempunyai efek anti jamur. Tujuan : Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pemberian ekstrak daun rambutan berbagai konsentrasi terhadap pertumbuhan Candida albicans. Metode : Penelitian ini menggunakan desain true eksperimental dengan pendekatan post test only control group design. Konsentrasi yang digunakan adalah kelompok perlakuan ekstrak daun rambutan 3,1%, 12,5%, 25%, 50%, 75%, 100% dan kontrol positif ketokonazol 2% dengan menggunakan metode sumuran. Pertumbuhan Candida albicans di ukur dari diameter zona hambat pada media SDA yang terbentuk. Hasil : Diameter zona hambat ditemukan pada ekstrak daun rambutan 3,1%, 12,5%, 25%, 50%, 75%, 100% dan kontrol positif ketokonazol 2% dengan rata-rata 36mm, 37mm, 44,75mm, 53mm, 58,25mm, dan 131,75mm. Hasil uji Kruskal-Wallis menunjukkan perbedaan bermakna yaitu nilai p=0,001. Kesimpulan : Ekstrak daun rambutan efektif dalam menghambat pertumbuhan Candida albicans. Kata kunci : Candida albicans, Ekstrak Daun Rambutan, Ketokonazol 2%, Anti Jamur

Item Type: Thesis (Sarjana (S1/D4))
Call Number: 10/FKG/X/2017
Subjects: R Medicine > Health Analyst
R Medicine > RK Dentistry
Divisions: Faculty of Dentistry > S1 Dentistry
Depositing User: perpus unimus
Date Deposited: 24 Oct 2017 08:21
Last Modified: 06 Feb 2018 02:49
URI: http://repository.unimus.ac.id/id/eprint/802

Actions (login required)

View Item View Item