HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN HIPERTENSI LANSIA DI PUSKESMAS TLOGOSARI WETAN KOTA SEMARANG

Widyaloka, Agita, G2A013029 (2017) HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN HIPERTENSI LANSIA DI PUSKESMAS TLOGOSARI WETAN KOTA SEMARANG. Sarjana (S1/D4) thesis, Universitas Muhammadiyah Semarang.

[img]
Preview
Text
abstrak.pdf

Download (392kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (440kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (511kB) | Preview
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (633kB) | Request a copy
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (567kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (250kB) | Preview
[img]
Preview
Text
daftar pustaka.pdf

Download (464kB) | Preview

Abstract

Hipertensi pada lansia merupakan suatu keadaan yang ditandai dengan sistolik diatas 140 mmHg dan diastoliknya menetap atau lebih dari 90 mmHg yang memberi gejala yang berlanjut, seperti stroke, penyakit jantung koroner. Dukungan dari lingkungan keluarga dan lingkungan sekitar sendiri memiliki peran penting dalam melakukan upaya pencegahan penyakit hipertensi dukungan keluarga tersebut berupa semangat, motivasi, bisa juga dengan cara membawa lanisa tersebut ke puskesmas untuk periksa kesehatannya secara berkala agar kualitas pola hidup sehat lansia meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan perilaku pencegahan hipertensi lansia dengan rancangan penelitian deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli 2017 di Puskesmas Tlogosari Wetan Kota Semarang dengan jumlah populasi sebanyak 70 orang, penelitian ini menggunakan teknik insidental. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara dukungan keluarga dengan perilaku pencegahan hipertensi lansia dengan nilai r =0,568 dan P value= 0,000 (p< 0,005). Berdasarkan hasil tersebut maka keluarga diharapkan meningkat dukungan keluarga terhadap lansia baik dalam bentuk dukungan emosi meliputi tidak membiarkan lansia sendiri mengadapi masalah, dukungan penghargaan seperti tidak memberikan semua pekerjaan rumah kepada lansia, dukungan informasi seperti selalu mengingatkan pentingnya kesehatan bagi lansia dan selalu mengingatkan lansia untuk pentingnya melakukan pemeriksaan tekanan darah, maupun dukungan instrumental seperti menciptakan suasana tenang dan nyaman bagi lansia. Rendahnya dukungan keluarga akan mempengaruhi perilaku lansia dalam pencegahan hipertensi dan akan berdampak pada penurunan kesehatan dan kualitas hidup lansia dengan hipertensi. Bila Lansia mendapat dukungan yang cukup dari keluarga, maka lansia akan termotivasi untuk merubah perilaku dalam menjalani gaya hidup sehat secara optimal sehingga dapat meningkatkan status kesehatan dan kualitas hidup. Perawat dalam memberikan asuhan keperawatan seharusnya tidak hanya berfokus pada lansianya saja tetapi harus melibatkan atau memberdayakan keluarga dalam setiap kegiatan, membentuk suatu kelompok pendukung bersama keluarga lansia di masyarakat dengan melibatkan anggota keluarga yang lain. Kata kunci : Dukungan Keluarga, Perilaku Pencegahan, Hipertensi

Item Type: Thesis (Sarjana (S1/D4))
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Faculty of Nursing and Health > S1 Nursing
Depositing User: perpus unimus
Date Deposited: 02 Nov 2017 07:49
Last Modified: 02 Nov 2017 07:49
URI: http://repository.unimus.ac.id/id/eprint/856

Actions (login required)

View Item View Item